Follow Us On

Blog

KRI Dewa Ruci di Banda

Ke Banda via Laut dan Udara

“Minimal sekali seumur hidup harus ke Banda Neira.” Agaknya pernyataan ini ada benarnya. Banda Neira memang indah dan mengesankan! Salah satu pulau di Kepulauan Banda ini merupakan pusat administratif Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Indonesia. Penduduk Kepulauan Banda sendiri berjumlah sekitar 14.000 jiwa. Secara administratif, Banda Neira terdiri atas enam desa, yakni Dwiwarna, Kampung […]

Read More
Menari Terang Bulan1

Menari Bulan Terang

Ada sebuah tradisi istimewa di tempat tinggal kami di Desa Rajawali, Banda Neira, Maluku Tengah. Kalau di tempat tinggalmu ada juga, kah? Apa namanya? Kalau di tempat kami namanya, tradisi Bulan Terang, yang diadakan saat bulan purnama untuk mengisi Labarang Tujuh Hari dalam rangkaian Hari Raya Idul Fitri. Adalah ibu dan nenek yang mengenalkan saya […]

Read More
Mata Uang VOC 1733

Saksi Sejarah Kepulauan Rempah (Bagian 3)

Akhirnya, sampai juga di artikel pamungkas yang mengisahkan tentang penaklukan Kepulauan Banda oleh kongsi dagang Belanda, lebih dari 400 tahun lalu. Kisah ini diungkap oleh Martine Julia van Ittersum dalam kajiannya yang bertajuk Debating Natural Law in the Banda Islands: A Case Study in Anglo-Dutch Imperial Competition in the East Indies, 1609-1621 (2016). Tujuan penaklukan […]

Read More
Pulau Run Kepulauan Banda

Saksi Sejarah Kepulauan Rempah (Bagian 2)

Peperangan, pertikaian, pertumpahan darah, silih berganti mewarnai kehidupan di Kepulauan Banda sepanjang abad ke-17, seiring kedatangan bangsa Eropa untuk menguasai rempah-rempah, terutama pala. Jadi rebutan di antara kekuatan dunia, tak pelak ketenteraman warga lokal di kepulauan di Maluku Tengah ini pun terusik. Berbagai peristiwa yang terjadi sepanjang kurun itu dicatat oleh pihak Belanda, juga Inggris. […]

Read More
Benteng Belgica Banda Neira

Saksi Sejarah Kepulauan Rempah (Bagian 1)

Kepulauan Banda memang elok! Dengan segala kekayaan yang dimilikinya, dari alam, seni budaya, sampai sejarah (cagar budaya), agaknya tidak berlebihkan jika Banda kini adalah gambaran nyata sebuah wilayah yang memiliki kekayaan alam berlimpah, aman dan tenteram. Ya, kepulauan di Maluku Tengah ini memang elok! Namun gambaran tentang Banda sekitar empat abad silam tidaklah se-gemah ripah […]

Read More
Mengantar Anak Sekolah

Alif Ba Ta bersama Amaca

Perempuan itu bernama Amaca alias Ci. Beliau adalah guru mengaji saya dan teman-teman—dua di antaranya Afri dan Imun. Berusia sekitar 60 tahun dengan postur tinggi dan langsing, rambut sebahu dan beruban. Sehari-hari, beliau mengajar mengaji di rumahnya yang megah, khas bangunan peninggalan kolonial Belanda. Saya punya cerita menarik tentang Amaca. Di mata saya, sosok beliau […]

Read More
Anak Banda Pergi Mengaji

Para Bocil Kesayangan

“Apakah kamu bersedia kerja di sini atau tidak?” Saya tidak bisa melupakan pertanyaan itu. Pertanyaan yang dilontarkan oleh Ibu Fatimah, Kepala SDN 247 (dahulu SDN 2) Banda  Neira, Maluku Tengah, lima tahun silam. Pertanyaan yang kemudian saya jawab, “Ya, saya bersedia,” dan mengubah jalan hidup saya hingga hari ini. Semula, beliau meminta saya untuk menjadi […]

Read More
Perkenier Terakhir di Banda Neira

Coretan Kisah Sang Perkenier Terakhir

Saya “mengenal” dia sejak lama. Pertama kali melalui video pendek berbahasa Belanda di YouTube, pada 2012. Berikutnya, lima tahun kemudian, melalui film dokumenter Banda, The Dark Forgotten Trail karya Jay Subiyakto. Pada tahun yang sama—2017, saya menyinggahi Banda, namun tak sempat bersua dengan dia. Akhirnya, empat tahun kemudian, saya bertemu dengan dia: sang perkenier terakhir, […]

Read More
Anak-anak Banda Senam Pagi

“Squid Game” ala Banda

Sudah menonton Squid Game kah? Jika ya, kamong pasti tahu tentang serial drama asal Korea Selatan (drakor) tentang sejumlah orang yang berkompetisi dan bertaruh nyawa demi meraih hadiah 45,6 miliar won ini. Saya bukan hendak me-review, namun saya sungguh tertarik idenya mengangkat permainan anak-anak tradisional. Tak hanya Korea Selatan, Banda juga punya permainan anak-anak tradisional. […]

Read More
Dari Bekasi ke Banda

Bye Bekasi, Hello Banda!

Tak terasa hampir genap enam tahun saya menetap di Banda Neira, Maluku Tengah. Tepatnya, sejak lulus salah satu SMA di Bekasi, Jawa Barat, pada 2016. Mengapa saya meninggalkan kota yang sering di-bully di media sosial ini? Sebelum memberikan jawabannya, terlebih dahulu saya ingin sedikit mengilas balik. Saya lahir dan besar di Bekasi. Selepas SMA, saya […]

Read More